hari ini entah apa yang ingin aku tulis..
tapi yang jelas,,, hari ini hatiku tak tahu mau kemana....
aku binggung....
aku bosan,
aku jenuh...
dan aku ingin mengakhiri kesendirian ini...
aku berharap ada sosok pangeran yang datang untukku...
menemaniku...
menjagaku,...
dan bisa merubahku menjadi sosok yang lebih baik dari aku yang sekarng...
tapi sayang...
sayang seribu kali sayang...
itu semuanya mungkin hanya sekedar ilusi semataku...
yang mungkin entah akan terjadi atau tidak..
tuhan...
dengarkan doa hambamu ini tuhan...
aku hanya ingin ada seseorang yang mengisi hati ini...
maafkan hamba jikalau hamba sering kali mengeluh...
meminta,,,
dan terus saja meminta...
tapi dengarkanlah doaku ini tuhan,,,
kirimlah malaikat hatiku untukku...
agar dia menjagaku,,,
seperti halnya Engkau menjagaku....
tuhan...
kabulkanlah doa hamba ini...
doa yang selalu aku panjadkan di sela-sela sujud dan tidurku...
kirimkan aku malaikatmu tuhan.............
Minggu, 29 November 2015
Rabu, 25 November 2015
Aku ingin teriak....
Hari ini aku di antara dua rasa...
bahagia.... dan terluka...
aku bahagia karena bisa melihat langsung bu dian aristi mendaftar gelar Prof.
semoga bu dian berhasil...
aku juga senang banget karena bu dian ngundang aku sebagai pembuktian pendaftaran gelar prof ini...
aku makin kagum dengan bu dian...
semoga bu dian cepat mendapatkan gelar prof. nya...
amin.....
tapi di sela-sela kebahagianku melihat bu dian mendaftar gelar prof..
aku benci banget sama seseorang...
mengapa dia memberikan harapan palsu...
aku sudah nunggu seharian....
tapi mana...
dia gak dateng-dateng..
rasanya aku ingin marah,,,
aku kesal..
tapi kenapa aku gak bisa benci sama dia...
kenapa,,,,
padahal dia itu siapa,,,
hah,,,
gara-gara dia...
rencana aku untuk pulang gagal..
aku sdh merelakan aku gak pulang kampung demi dia,,,,
tapi apa nyatanya...
dia bohong,,,,,
tapi aku selalu mendoakan dia,,,
semoga tugasnya cepet kelar dan cepet slesai....
tapi aku rasanya sudah tak percaya lagi semua omonganya lagi...
sudah terlalu sakit....
mungkin aku bukan wanita yang begitu sempura untuk dia...
bukan juga wanita di ingginkan dia...
tapi apa salah jika aku ingin membantunya.,..
apa salah aku ingin melihat dia senang,,,
aku benci....aku benci...
aku benci sekali sama dia,,,,,,,,,,,,,,,,,,
rasanya aku ingin teriak dan berkata..
"Aku benci dia....................."
bahagia.... dan terluka...
aku bahagia karena bisa melihat langsung bu dian aristi mendaftar gelar Prof.
semoga bu dian berhasil...
aku juga senang banget karena bu dian ngundang aku sebagai pembuktian pendaftaran gelar prof ini...
aku makin kagum dengan bu dian...
semoga bu dian cepat mendapatkan gelar prof. nya...
amin.....
tapi di sela-sela kebahagianku melihat bu dian mendaftar gelar prof..
aku benci banget sama seseorang...
mengapa dia memberikan harapan palsu...
aku sudah nunggu seharian....
tapi mana...
dia gak dateng-dateng..
rasanya aku ingin marah,,,
aku kesal..
tapi kenapa aku gak bisa benci sama dia...
kenapa,,,,
padahal dia itu siapa,,,
hah,,,
gara-gara dia...
rencana aku untuk pulang gagal..
aku sdh merelakan aku gak pulang kampung demi dia,,,,
tapi apa nyatanya...
dia bohong,,,,,
tapi aku selalu mendoakan dia,,,
semoga tugasnya cepet kelar dan cepet slesai....
tapi aku rasanya sudah tak percaya lagi semua omonganya lagi...
sudah terlalu sakit....
mungkin aku bukan wanita yang begitu sempura untuk dia...
bukan juga wanita di ingginkan dia...
tapi apa salah jika aku ingin membantunya.,..
apa salah aku ingin melihat dia senang,,,
aku benci....aku benci...
aku benci sekali sama dia,,,,,,,,,,,,,,,,,,
rasanya aku ingin teriak dan berkata..
"Aku benci dia....................."
Senin, 23 November 2015
hari ini penuh rasa dan warna
hari ini.....
penuh rasa dan warnah...
saat mentari menampakan sinarnya
dan aku masih dengan kasurku yang empuk
aku di kejutkan dengan telfon dari dosenku,
dengan PDnya aku marah marah dan berkata,,,,
"ini siapa!!!!"
ha...ha...ha
ternyata dosen saya yang telfon....
dengan sekejap aku terbangun dan aku binggung mau ngomong apa..
setelah bercengkrama dengan beliau aku jadi ingin ketawa....
siangnya aku amat senang sekali aku bisa dekat dengan dosenku yang satu ini
bu Dian Aristi namanya...
beliau adalah dosen yang sangat wibawa....
aku berutung bisa menjadi salah satu asistenya bu Dian...
menjelang sore rasa panik tiba...
sewaktu aku beli gorengan di pingir jalan aku di kejutkan dengan suasanya yang sangat mendebarkan..
penjual es capucino yang berjualan di samping gorengan yang aku beli, tiba-tiba pinsa..
beliau perempuan dengan umur kurang lebih 35 tahun,,,,
setelah hampir 30menitan beliau terbangun...
ternyata beliau mempunyai sebuah penyakit...
dan parahnya beliau memaksakan diri untuk berjualan,,
akhrnya beliau tidak kuat dan pinsan...
sejenak aku melihat ibu itu jadi teringat oleh ibuku...
betapa ibuku berjuang keras untuk aku
tak kenal letih
tak kenal waktu.....
terimakasih ibu ku,,
aku di sini sangat merindukanmu..
aku ingin pulang..
memeluk serta mencium keningmu...
ya allah...
aku berdoa,,,
agar ibu itu cepat sembuh, cepat sehat dan bisa berdagang lagi....
aminnnnnnnnnnnnnnnnnnnn.................
penuh rasa dan warnah...
saat mentari menampakan sinarnya
dan aku masih dengan kasurku yang empuk
aku di kejutkan dengan telfon dari dosenku,
dengan PDnya aku marah marah dan berkata,,,,
"ini siapa!!!!"
ha...ha...ha
ternyata dosen saya yang telfon....
dengan sekejap aku terbangun dan aku binggung mau ngomong apa..
setelah bercengkrama dengan beliau aku jadi ingin ketawa....
siangnya aku amat senang sekali aku bisa dekat dengan dosenku yang satu ini
bu Dian Aristi namanya...
beliau adalah dosen yang sangat wibawa....
aku berutung bisa menjadi salah satu asistenya bu Dian...
menjelang sore rasa panik tiba...
sewaktu aku beli gorengan di pingir jalan aku di kejutkan dengan suasanya yang sangat mendebarkan..
penjual es capucino yang berjualan di samping gorengan yang aku beli, tiba-tiba pinsa..
beliau perempuan dengan umur kurang lebih 35 tahun,,,,
setelah hampir 30menitan beliau terbangun...
ternyata beliau mempunyai sebuah penyakit...
dan parahnya beliau memaksakan diri untuk berjualan,,
akhrnya beliau tidak kuat dan pinsan...
sejenak aku melihat ibu itu jadi teringat oleh ibuku...
betapa ibuku berjuang keras untuk aku
tak kenal letih
tak kenal waktu.....
terimakasih ibu ku,,
aku di sini sangat merindukanmu..
aku ingin pulang..
memeluk serta mencium keningmu...
ya allah...
aku berdoa,,,
agar ibu itu cepat sembuh, cepat sehat dan bisa berdagang lagi....
aminnnnnnnnnnnnnnnnnnnn.................
Minggu, 22 November 2015
sebuah sososk dirinya mengigatkanku pada masa laluku
Saat ini aku ingin bercerita tenntang hari kemaren dan pagi hari ini
hari ini adalah hari ulang tahun KSP
KSP kelompok study pemanfaatan sumberdaya perikanan
ulang tahunnya berlangsung dengan meriah dan sangat sukses..
tapi di sela-sela itu semua..
ada salah satu sosok seseorang yang mengejutkan diriku..
membuat pandangan itu tertuju hanya padanya
dia salah satu alumni KSP angkatan 2009
yang mungkin baru aku melihatnya....
TAMA...
itu namanya,,,
bukan karena dia ganteng...
bukan dia berkacamata...
dan bukan juga karena sosok kewibawanya yang membuat aku terpana olehnya..
tapi....
wajahnya...
cara bicara...
serta kelembutanya,,,
seakan mengigatkanku dengan seseorang yang dulu aku dan dia ada suatu ikatan yang besar,,,
AKHLISIN.....
mengapa mas Tama begitu miripnya dengan mas Akhlisin,,,
aku tak henti-hentinya memandang wajahnya...
entah mengapa semua kenangan masa laluku seketika muncul
ketika diriku melihat sosok mas Tama,,,
humh...
seakan aku ingin tertawa...
bahkan,,,
aku memikirkan sesuatu yang tak seharusnya aku fikir dan sesuatu hal yang gak mungkin terjadi,,
walaupun sekedar membayangkanya,,,
tapi aku berharap akan bisa bertemu dengan mas Tama lagi...
walapun sebenarnya akupun gak begitu kenal dengan mas Tama
walapun sebenarnya akupun gak begitu kenal dengan mas Tama
Jumat, 20 November 2015
Rasaku
Entah sampai kapan rasaku padamu ini akan selalu ada, aku selalu saja memikirkanmu, mengigat tentangmu, dan selalu menghayal kau bersama diriku, walaupun aku tahu kini kau telah bersamanya, tapi apakah aku salah jika rasa ini masih tersimpan di hati ini. Jujur aku cemburu ketika melihat dirimu bersamanya, harusnya aku yang di sana temani hari-harimu, bukan dia.
Aku tahu dia lebih baik dariku, tapi apakah kamu tak sedikitpun melihat kebaikanku, betapa aku mengagumimu, hingga rasa kagum ini berubah menjadi rasa yang sangat luar biasa yang selalu membuat hati ini tak tenang, Ketika kamu bersama dirinya betapa hati ini hancur,betapa hati ini rapuh, betapa hati ini tak kuasa untuk melihat itu semu itu.
Aku mencoba untuk biasa saja, tapi tetap saja aku hanyalah wanita biasa, yang terlalu merasa, merasa sakit, merasa perih. Aku berharap suatu saat nanti kamu akan melihat diriku, kamu akan mencintaiku dan aku akan mengantikan dia untukmu.....
Aku tahu dia lebih baik dariku, tapi apakah kamu tak sedikitpun melihat kebaikanku, betapa aku mengagumimu, hingga rasa kagum ini berubah menjadi rasa yang sangat luar biasa yang selalu membuat hati ini tak tenang, Ketika kamu bersama dirinya betapa hati ini hancur,betapa hati ini rapuh, betapa hati ini tak kuasa untuk melihat itu semu itu.
Aku mencoba untuk biasa saja, tapi tetap saja aku hanyalah wanita biasa, yang terlalu merasa, merasa sakit, merasa perih. Aku berharap suatu saat nanti kamu akan melihat diriku, kamu akan mencintaiku dan aku akan mengantikan dia untukmu.....
Langganan:
Postingan (Atom)